Backup Database Website Anda Secara Otomatis

Backup Database Website Anda Secara Otomatis dengan mysqldump dan cron

Membackup database merupakan kebutuhan yang penting bagi sebuah pemilik website, dan bisa jadi merupakan sebuah kegiatan rutin berkala. Bisa per bulan, per minggu, per hari atau per jam. Semua terserah sang pemilik atau pengelola website.

Tulisan yang akan saya tulis ini memang bukan sebuah rahasia lagi di dunia maintenace website. Akan tetapi hanya sebuah pengingat agar tidak basi dan tetap di jadikan tradisi turun menurun :p

Untuk website yang berjalan di lingkungan linux sebagai servernya, fasilitas mysqldump dan cron dapat diberdayakan sebagai alat ampuh untuk membackup database website anda secara otomatis dalam periode tertentu. Yang perlu anda lakukan adalah:

Buka editor cron anda, atau cukup ketikkan:
crontab -e
Ini akan membuka file cron anda.

Kemudian masukkan baris perintah berikut di editor:
* 3 * * * mysqldump -u USERNAMEMYSQL -pPASSWORD --host=localhost --add-drop-table NAMADATABASE | gzip -c > /home/backup/NAMAFILEBACKUP_`date --iso-8601`.sql

Tanda * 3 * * * dalam cron berarti, mysqldump tersebut akan dijalankan secara otomatis pada pukul 3 pagi setiap harinya. Untuk pengaturan jadwa di cron anda dapat membaca referensi di: http://www.linuxhelp.net/guides/cron/

Opsi -u USERNAMEMYSQL adalah opsi untuk menyertakan username mysql anda, contoh jika username mysql anda adalah “admin” tanpa tanda kutip maka ketikkan: -u admin

Perhatikan bahwa opsi password harus disertakan tanpa spasi, sebagai contoh jika password anda adalah “R4H4S14” tanpa tanda kutip, maka opsinya menjadi -pR4H4S1A.

Opsi berikutnya adalah –host=localhost yang artinya menggunakan host localhost, jika host anda berada di IP address lain, atau hostname yang lain, maka anda tinggal gantikan localhost tersebut dengan IP address atau hostname mysql server anda, contoh: -u 192.168.3.1 atau -u mysql.contoh.com.

Berikutnya adalah opsi –add-drop-table ini akan menambahkan fungsi DROP TABLE IF EXISTS di sql yang akan di export, yang berfungsi untuk men-drop terlebih dahulu tabel yang sudah ada, kemudian di create ulang.

selanjutnya NAMADATABASE harus diganti dengan nama databse yang akan anda backup. Jika anda hendak membackup semua database, gantkan ini dengan –all-database.

Lalu kita temukan | gzip -c > /home/backup/NAMAFILEBACKUP_`date –iso-8601`.sql.gz
Ini adalah fungsi pipe di konsol linux yang berguna untuk mengkompress file hasil output mysqldump dengan kompresi gz. lalu filenya akan disimpan di direktori /home/backup dengan nama file: NAMAFILE_2009-10-27.sql.gz.
Anda dapat mengganti direktori dan namafile backup sesuai dengan keinginan anda.

Kenapa jadi NAMAFILE_2009-10-27.sql.gz ?
Perhatikan kode `date –iso-8601`, kode ini akan menambahkan tanggal pembuatan file di belakang nama file anda.

OK saya rasa sudah cukup. Database akan secara otomatis di backup setiap pukul 3 pagi setiap harinya.

source :http://www.abetobing.com/blog/backup-database-website-anda-secara-otomatis-dengan-mysqldump-dan-cron-47.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: